Latest News


More

Posted on : Minggu, 19 Juni 2016 [0] comments Label: , ,

Wow Para Mahasiswa Unair Ciptakan Otak Buatan dari Air Kelapa

by : Rakatalenta
Wow Para Mahasiswa Unair Ciptakan Otak Buatan dari Air Kelapa – Lima mahasiswa prodi Teknobiomedik, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berhasil membuat duramater (lapisan otak) buatan dari air kelapa. Durameter tersebut berfungsi untuk menangani cedera kepala.

Selama ini, duramater dalam dunia medis terbuat dari silikon, dan bersifat toksik, sehingga tidak aman apabila diaplikasikan ke dalam tubuh.

Lima Mahasiswa Unair itu adalah Inas Fatimah (21, ketua tim), Fadila Nashiri (22), Karina Dwi Saraswati (22), Andini Isfandiary (22) dan Fathania Nabilla (20).

Inas Fatimah mengatakan, kematian yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas itu 60 persen disebabkan karena robeknya lapisan otak, sehingga terjadi akumulasi darah antara duramater dan permukaan dalam tengkorak (inner surface). Untuk itulah dibutuhkan penggantian lapisan otak berupa duramater artificial.

“Kami mencoba memanfaatkan limbah yang selama ini dibuang, yaitu air kelapa, sehingga dengan biaya yang terjangkau bagi masyarakat untuk digunakan sebagai lapisan otak buatan,” ujar Inas Fatimah, Rabu (15/6/2016).

Prosesnya pembuatan, dijelaskan oleh Inas, langkah pertama air kelapa itu difermentasikan dengan acetobacter xylinum sehingga menjadi selulosa bakteri, kemudian ditambahkan kolagen untuk meningkatkan biokompabilitas, dan memicu pertumbuhan sel serta mengontrol kuat tariknya.

"Hasil Uji Sitotoksisitas Selulosa Bakteri – Kolagen - Gliserol menunjukkan persentase batas minimal sel hidup yaitu lebih dari 60%. Hal ini menandakan bahwa duramater artificial ini tidak bersifat toksik. Inas menambahkan, ke depannya duramater ini akan dikembangkan untuk uji coba aplikasi pada hewan," urainya.

Diterangkan oleh Inas, hasil temuan ini telah diuji menggunakan uji FTIR (Fourier Transform Infra Red) dengan ditemukannya gugus C-O stretching yang merupakan penyusun kolagen. Hasil kekuatan tarik tersebut 12,942 Mpa, jadi sesuai dengan nilai tarik standar duramater artificial yaitu pada rentang 0,6 – 16 Mpa

"Tetapi berdasarkan hasil uji secara in-vitro, membran Selulosa bakteri – kolagen - gliserol memiliki potensi sebagai kandidat duramater artificial yang baik," kata Inas yakin.

Penelitian yang dikemas dalam judul “Inovasi Duramater Artifisial Selulosa Bakteri – Kolagen Dengan Plasticizer Pada Kasus Trauma Kepala” ini berhasil menarik perhatian Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemenristek Dikti, yang kemudian memberi dana pengembangan penelitian melalui Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKM-PE).BeritaJatim

Posted on : Senin, 25 Januari 2016 [0] comments Label: , ,

Ilmuwan Kuak Asal Mula Alam Semesta

by : Rakatalenta
Ilmuwan Kuak Asal Mula Alam Semesta - Beragam teori tentang asal usul alam semesta. Salah satunya Teori Big Bang (Ledakan Dahsyat) yang menyebut dentuman maha besar mengawali pembentukan alam semesta sekitar 13,7 miliar tahun lalu.

Ilmuwan Kuak Asal Mula Alam Semesta

Kini, para peneliti mengklaim telah menemukan bukti baru yang luar biasa untuk mendukung Teori Big Bang yang menjelaskan asal usul jagad raya.

Orang-orang cerdas itu yakin, mereka telah menemukan sinyal yang tersisa di langit, yang ditinggalkan oleh ekspansi ruang angkasa yang sedemikian cepat yang terjadi hanya sepersekian detik setelah segala sesuatu menjadi ada. Dari ketiadaan.

Sinyal itu berupa simpul khusus yang berada di cahaya paling tua di jagad raya, yang bisa terdeteksi teleskop manusia.

Memang, hasil penelitian masih harus dikaji secara serius, namun sudah ada suara-suara soal kelayakan menerima Penghargaan Nobel. "Ini adalah temuan spektakuler," kata Profesor Marc Kamionkowski dari Johns Hopkins University.

"Aku telah melihat riset itu, argumennya sangat persuasif, dan para ilmuwan yang terlibat di dalamnya adalah orang-orang paling teliti, hati-hati, dan konservatif yang saya ketahui," kata dia kepada BBC News, seperti dikutip Liputan6.com, Selasa (18/3/2014).

Terobosan ilmiah itu diumumkan tim Amerika Serikat yang mengerjakan sebuah proyek yang dikenal sebagai BICEP2 -- yang menggunakan teleskop di Kutub Selatan untuk membuat pengamatan rinci dari sebuah potongan kecil langit.

Tujuannya adalah untuk mencoba mencari penanda sisa 'inflasi' (inflation) -- gagasan bahwa alam semesta mengalami percepatan pertumbuhan eksponensial dalam seper-triliun pertama dari triliun per triliun dari sedetik.

Teori ini menyatakan bahwa 'bayi alam semesta' berasal dari sesuatu -- yang sama sekali terbayangkan -- kecil yang hanya sebesar ukuran kelereng. Lalu, alam semesta terus mengembang selama hampir 14 miliar tahun sejak saat itu.

Gagasan Inflasi (inflation) kali pertama diajukan pada awal 1980-an untuk menjelaskan sejumlah aspek dari Teori Big Bang yang tampaknya tidak cukup lengkap, seperti untuk menjelaskan mengapa angkasa terlihat sama luasnya di semua sisi langit. Anggapannya, ekspansi yang sangat cepat sejak awal bisa merapikan ketidakseimbangan.

Namun, inflasi datang dengan prediksi sangat spesifik -- bahwa itu akan dikaitkan dengan gelombang energi gravitasi. Dan riaknya akan meninggalkan jejak abadi atau tak terhapus pada cahaya tertua di langit -- yakni Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta.

Tim BICEP2 kini telah mengidentifikasi sinyal tersebut. Para ilmuwan menyebutnya sebagai B-mode polarisation. Yang merupakan simpul khusus dalam sifat arah CMB. Hanya gelombang gravitasi yang bergerak melalui alam semesta dalam fase inflasi yang bisa menghasilkan penanda tersebut. Mirip-mirip smoking gun alias pistol asap.

Dalam konferensi pers yang mengumumkan temuan tersebut, Profesor John Kovac dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, sekaligus ketua tim BICEP2 mengatakan, "Temuan ini membuka cakrawala pada apa yang kita yakini sebagai rezim baru fisika -- fisika yang terjadi di fraksi kecil, yang amat luar biasa, terjadi dalam sepersekian detik pada alam semesta."

Sinyal tersebut dilaporkan lebih kuat dari apa yang dibayangkan dan diharapkan para ilmuwan. Temuan tersebut menyederhanakan banyak hal. Ini berarti model yang lebih eksotis alias aneh-aneh terkait bagaimana inflasi bekerja tidak lagi dapat dipertahankan.

Hasil itu juga membatasi energi yang terlibat pada 10.000 gigaelectronvolts yang sesuai dengan gagasan Grand Unified Theory, di mana fisikawan partikel percaya tiga dari empat gaya fundamental di alam bisa diikat bersama-sama.

Namun, dengan menghubungkan gelombang gravitasi dengan masa ketika efek kuantum yang begitu dominan, para ilmuwan meningkatkan prospek bahwa suatu hari ia bisa kekuatan keempat -- gravitasi itu sendiri. Grand Unified Theory menjadi Theory of Everything -- Teori Segalanya.

Sifat sensasional penemuan tersebut berarti data BICEP2 bisa menjadi rujukan dan telaah. Juga menjadi dasar temuan lain yang mungkin bisa menghasilkan sesuatu yang spektakuler.

Posted on : [0] comments Label: ,

Alien dan Kehidupan di luar Bumi

by : Rakatalenta
Alien dan Kehidupan di luar Bumi - Pencarian adanya kehidupan di luar Bumi tidak pernah berhenti. Belakangan, manusia kian dekat menemukan keberadaan kehidupan lain di belantara alam semesta.

Alien dan Kehidupan di luar Bumi

Planet kembaran Bumi ditemukan yang berada dalam zona layak hidup. Juga ada makhluk dunia yang bertahan hidup di luar angkasa. Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA juga menemukan air di planet Mars.

Saat ini, mungkin kita belum bertemu alien yang menghampiri Bumi dengan kapal terbang serupa piring. Belum ada pertanda mereka ingin menjajah tempat tinggal manusia atau menjadi parasit di tubuh kita. Mereka mungkin memilih bentuk lain.

Studi yang digagas oleh tim dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian mengulik bentuk kehidupan, dan menemukan mereka bergerak dengan cara menyebar seperti wabah.

"Kehidupan bisa menyebar dari bintang ke bintang, dalam pola yang serupa dengan penyebaran wabah," ungkap Avi Loeb, salah satu penggagas studi dikutip Live Science. "Dalam kata lain, galaksi Milky Way sudah 'terinfeksi dengan kantung kehidupan'."

Konsep kehidupan yang menyebar menyeberangi planet-planet dan bintang disebut panspermia. Baik itu organisme mikro yang mengendarai asteroid, atau makhluk cerdas yang akan melahirkan cakrawala baru. Secara matematis, kedua situasi memiliki pola perkembangan dasar masing-masing.

Saat ini para makhluk luar angkasa masih jauh untuk menculik manusia ke piring terbang. "Dalam teori kami, gugusan kehidupan terbentuk, bertumbuh, dan saling tumpang tindih seperti gelembung air mendidih," ungkap kepala penulis studi, Henry Lin.

Dengan bentuk pertumbuhan seperti itu, kehidupan akan mengisi tata surya jauh lebih cepat, dibandingkan dengan kemunculan yang berasal dari perkembangan spontan.

Teknologi teleskop berkembang, dan ilmuwan belajar lebih banyak mengenai substansi dan kondisi. Meneliti dari jauh tempat-tempat yang mungkin bisa menopang kehidupan. Para ahli menjadi lebih cermat dalam mengidentifikasi tanda-tanda kehidupan di planet lain.

Jika kehidupan terlihat di gugusan tertentu, yang memiliki banyak planet dan bintang berbeda, sangat mungkin bagi organisme berkembang biak di sekujur galaksi.

Kepler, planet kembar bumi. (foto: phl.upr.edu) Bagian tersulit adalam mengidentifikasi pola secara meluas. Manusia hanya mampu melihat bintang-bintang tertentu.

Manusia bisa jadi beruntung, tinggal di lokasi yang tidak terjangkau oleh kehidupan di luar Bumi. Jika itu benar, itu menjadi bukti bahwa kehidupan menyebar, bukannya terus berkembang dan berevolusi.

Nantinya, astronomer akan meneliti contoh kehidupan di salah satu sisi tertentu bumi. Namun, jika benar bahwa Bumi merupakan lokasi yang tidak menjadi pilihan, analisis statistik titik kehidupan yang telah ditemukan akan tetap mampu mengungkapkan pola karakteristik organisme.

Perpindahan kehidupan dari bintang ke bintang, melalui eksplorasi spesies maupun dengan kejadian alam di galaksi, akan secara drastis mengubah anggapan bahwa galaksi merupakan ruang kosong, ke tempat yang dipenuhi kehidupan.

Dengan kata lain, ada kemungkinan kehidupan lain berinteraksi dengan manusia. Menjadi kawan atau lawan, dalam bentuk apapun. (Liputan6-Rakabrita.com)

Posted on : Selasa, 18 Agustus 2015 [0] comments Label: ,

Keren! Smartphone Ini Bisa dipanggil Ketika 'Hilang'?

by : Rakatalenta
Keren! Smartphone Ini Bisa dipanggil Ketika 'Hilang'? - Huawei P8 kini resmi diluncurkan di pasar Indonesia. Meski ditunggu-tunggu kehadirannya, Huawei P8 ini rencananya persediaannya terbatas, tidak lebih dari 1000 unit. Produk jagoan terbaru Huawei ini memiliki keunikan dari kompetitornya, yakni search by voice.

Search by voice ini merupakan fitur di mana para pengguna dapat memanggil smartphone mereka. Huawei P8 ini akan mengidentifikasi panggilan kemudian merespon suara pengguna dengan bersuara melalui speaker.

Keren! Smartphone Ini Bisa dipanggil Ketika 'Hilang'?

"Jadi kalau yang biasa ketinggalan handphone, tinggal dipanggil saja handphone. Misalnya diatur jika nama panggil handphone itu 'Honey', maka pengguna bisa memanggil nama itu dan maka handphone itu akan langsung merespon panggilan Anda," ujarEllen Angerani,Marketing Director Indonesia Device Business Department, PT. Huawei Tech Investment, di Jakarta kemarin (17/8).

Meskipun begitu, Ellen mengakui jika kelebihan search by voice itu tidak bisa dilakukan dalam kondisi tertentu.

"Tetapi, jaraknya maksimal hanya 5 meter. Selain itu, kondisinya juga gak bisa berisik," tambah Ellen.

Sebagaimana diketahui, selain search by voice, Huawei P8 juga dibekali layar 5,2 inci FHD 1080p, RAM 3GB, internal memori berkapasitas 16GB, baterai 2680mAh, dan telah berjalan dengan Android 5.0 Lollipop.

Di sektor kamera, smartphone ini telah mengusung kamera belakang 13MP dengan didukung fitur seperti OIS, RBGW sensor, DSLR-level Image Signal Processor, 1080p video recording/1080p, dan dual-tone color temperature flash. Sedangkan di depan, ada kamera 8MP untuk memuaskan hasrat selfie penggunanya.

Sumber: merdeka.com
Posted on : Sabtu, 15 Agustus 2015 [0] comments Label: ,

Tahukah Anda? Alam Semesta Mulai Sekarat Dan Melemah?

by : Rakatalenta
Tahukah Anda? Alam Semesta Mulai Sekarat Dan Melemah? - Sebuah penelitian terbaru dari beberapa astronom telah berhasil mengungkapkan bahwa alam semesta mulai melemah. Hal ini berhasil diungkap setelah kajian terhadap lebih dari 200.000 galaksi.

Berdasarkan hasil penelitian, alam semesta sekarang menghasilkan energi lebih sedikit dibandingkan yang mampu dilakukannya 2 miliar tahun lalu. Alam semesta secara perlahan mulai sekarat dan berkurang energinya.

Tahukah Anda? Alam Semesta Mulai Sekarat Dan Melemah?

Penelitian yang dilakukan oleh sejumlah tim peneliti ini menggunakan beberapa teleskop terkuat di bumi untuk mempelajari banyak galaksi, sekaligus menggunakan panjang gelombang dari infra merah sampai ultraviolet untuk mengukur banyaknya energi yang keluar.

Hasil perhitungan yang mereka lakukan berhasil menemukan bahwa sinar yang dihasilkan alam semesta di panjang gelombang tersebut lambat laun melemah.

Dilansir dari Tech Times, Sabtu (15/8/2015), peneliti dari NASA Ames Research Center, Mehmet Alpasian, mengatakan bahwa galaksi terbaru mengeluarkan energi yang lebih sedikit dibandingkan energi yang dihasilkan beberapa waktu lalu.

"Dengan lebih cepatnya bintang tua menghilang dibandingkan kelahiran bintang baru, maka alam semesta akan menjadi tempat yang dingin dan sangat gelap," jelas Mehmet.

Perhitungan yang dilakukan menunjukkan penurunan yang cukup signifikan sejak 2,25 miliar tahun sampai 75 miliar tahun yang lalu. Diperkirakan energi yang dikeluarkan alam semesta turun sampai 40 persen.

Meskipun demikian, perhitungan untuk terjadinya peristiwa tersebut masih lama. Diperkirakan peristiwa itu baru akan dapat terjadi kira-kira ratusan miliar tahun yang akan datang. Selain itu, penelitian ini juga berhasil mengindikasikan bahwa meski alam semesta memiliki jangka hidup yang panjang, namun tetap terbatas.

Sumber: liputan6.com
Posted on : Jumat, 14 Agustus 2015 [0] comments Label: , ,

Ini Penampakan Samsung Galaxy Note 5 Usung RAM 4GB dan Chip Tercanggih

by : Rakatalenta
Ini Penampakan Samsung Galaxy Note 5 Usung RAM 4GB dan Chip Tercanggih - Setelah rumor yang tak terhitung jumlahnya dan bocoran spesifikasi, akhirnya Samsung mengumumkan phablet barunya, Galaxy Note 5. Pengumuman Samsung ini bahkan lebih awal dari beberapa rumor yang mengatakan baru diumumkan pada bulan September mendatang.

Seperti dilansir dari Phone Arena, Samsung Galaxy Note 5 mempunyai desain yang sangat mewah dengan bingkai logam dan desain yang lebih halus. Desain phablet ini sejatinya mengadopsi smartphone sebelumnya yaitu Galaxy S6.

Ini Penampakan Samsung Galaxy Note 5 Usung RAM 4GB dan Chip Tercanggih

Untuk soal spesifikasi, Samsung menciptakan Note 5 dengan spesifikasi handal. Dibekali dengan chipset tercanggih Exynos 7420, phablet ini datang dengan prosesor octa-core dengan kecepatan 2,1 GHz. Adanya RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB, membuat Note 5 menjadi phablet high-end terkini.

Samsung Note 5 berukuran 5,7 inci Quad HD super AMOLED display, yang menampilkan gambar jernih dan lebih tajam. Kamera yang mengusung ukuran 16 MP yang lengkap dengan flash LED juga memiliki sangat banyak fitur, di antaranya optical image stabilization, face detection, ISO control, HDR, dan masih banyak lagi.

Pengguna juga dimanjakan dengan kamera depan 5 MP dan pembuatan video dengan ukuran 3840 x 2160 (4K). Untuk baterai, Samsung memberikan baterai tanam berkapasitas 3000 mAH. Selain itu, Samsung Note 5 juga bisa menggunakan wireless charging yang canggih untuk pengisian daya.

Belum cukup dengan spesifikasi yang mumpuni, Samsung Note 5 dilengkapi dengan fitur fingerprint scanner yang sama dengan Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge. S Pen yang menjadi ciri khas Samsung Note juga mendapat perbaikan desain. Tidak hanya dibingkai dengan logam, ujungnya sekarang lebih mengkilap meniru bentuk pena nyata.

Jika Anda sudah menanti-nantikan phablet canggih dari Samsung ini, rencananya Samsung baru akan merilis pada 21 Agustus 2015 nanti.

Sumber: merdeka.com
by : Rakatalenta
Astronot AS Ini Sebut Alien Akan Datang ke Bumi Untuk Mencegah Perang Nuklir - Mantan astronot asal Amerika Serikat Edgar Mistchell mengatakan makhluk luar angkasa yang biasa disebut alien datang ke Bumi untuk mencegah perang nuklir antara Amerika dan Rusia.

Mitchell adalah orang keenam yang pernah menginjakkan kaki di Bulan ketika misi Apollo 14 pada 1971.

Astronot AS Ini Sebut Alien Akan Datang ke Bumi Untuk Mencegah Perang Nuklir

Dia mengatakan pejabat tinggi militer pernah melihat pesawat alien ketika uji coba senjata nuklir pada 1940-an, seperti dilansir koran the Daily Mail, Kamis (13/8).

Pesawat UFO itu, kata dia, terlihat sedang terbang di atas kawasan uji coba pertama senjata nuklir pada 16 Juli 1945 di gurun White Sands, New Mexico.

Sejak mendarat di Bulan, Mitchell menyatakan dia percaya keberadaan alien.

"White Sands adalah lokasi uji coba senjata nuklir. Di situlah makhluk luar angkasa tertarik," ujar pria 84 tahun itu kepada Mirror Online.

"Pengalaman saya dalam berbicara dengan banyak orang menyatakan makhluk luar angkasa itu mencoba mencegah kita dari perang nuklir untuk menciptakan kedamaian di muka bumi."

Dia juga menuturkan pendapatnya ini didukung oleh orang lain.

"Pejabat lain dari pesisir Pasifik mengatakan kepada saya, sejumlah uji coba rudal yang mereka lakukan kerap ditembak oleh pesawat alien," ucap Mitchell.

Nick Pope, mantan peneliti di Kementerian Pertahanan UFO, mengatakan kepada DailyMail.com, pendapat Mitchell itu semua berdasarkan laporan dari tangan kedua.

"Meskipun seandainya sumber Mitchell itu asli, bagaimana kita bisa tahu mereka benar-benar punya akses terhadap informasi rahasia soal UFO?" tanya Pope.

Sumber: merdeka.com