by : Rakatalenta
Beijing Youth Daily melaporkan bila saat ini banyak rentenir China yang mengembangkan sistem jaminan aneh, yakni foto bugil nasabah. Penggunaan foto bugil sebagai jaminan utang bahkan diklaim marak dilakukan, oleh nasabah wanita sekalipun!
Setiap nasabah yang rela memberikan foto bugil mereka sebagai jaminan bahkan bisa meminjam uang lebih banyak, hingga lima kali lipat ketimbang normal. Ironisnya, banyak peminjam ternyata perempuan yang masih bersekolah. Saat foto bugil itu dikirim, oleh si rentenir langsung dikirim ke beberapa orang lain tanpa sepengetahuan peminjam.
Kemudian rentenir tadi bisa mengancam akan menyebarluaskan foto bugil si peminjam di internet dan beberapa sosial media khusus peminjam uang di China. Hal ini dilakukan bila pinjaman dan bunganya yang rata-rata sampai 30 persen tidak segera dibayarkan. Akibatnya, banyak perempuan yang kembali meminjam uang untuk membayar hutang awal, begitu seterusnya seolah-olah tanpa akhir.
Jejaring sosial peminjaman uang China, Jiedaibao, juga mengendus perkembangan penggunaan foto bugil sebagai jaminan di platfomr mereka. "Pinjaman 'bugil' ini sejatinya mengambil keuntungan dari internet untuk melakukan bisnis offline ilegal," ujar Jiedaib./Merdeka
Trend di China, foto bugil buat jaminan utang ke rentenir - Dengan semakin berkembangnya teknologi dan aplikasi sosial media, banyak kegiatan manusia yang berubah. Namun perubahan yang dilakukan oleh rentenir asal China ini tidak boleh ditiru.
Beijing Youth Daily melaporkan bila saat ini banyak rentenir China yang mengembangkan sistem jaminan aneh, yakni foto bugil nasabah. Penggunaan foto bugil sebagai jaminan utang bahkan diklaim marak dilakukan, oleh nasabah wanita sekalipun!
Setiap nasabah yang rela memberikan foto bugil mereka sebagai jaminan bahkan bisa meminjam uang lebih banyak, hingga lima kali lipat ketimbang normal. Ironisnya, banyak peminjam ternyata perempuan yang masih bersekolah. Saat foto bugil itu dikirim, oleh si rentenir langsung dikirim ke beberapa orang lain tanpa sepengetahuan peminjam.
Kemudian rentenir tadi bisa mengancam akan menyebarluaskan foto bugil si peminjam di internet dan beberapa sosial media khusus peminjam uang di China. Hal ini dilakukan bila pinjaman dan bunganya yang rata-rata sampai 30 persen tidak segera dibayarkan. Akibatnya, banyak perempuan yang kembali meminjam uang untuk membayar hutang awal, begitu seterusnya seolah-olah tanpa akhir.
Jejaring sosial peminjaman uang China, Jiedaibao, juga mengendus perkembangan penggunaan foto bugil sebagai jaminan di platfomr mereka. "Pinjaman 'bugil' ini sejatinya mengambil keuntungan dari internet untuk melakukan bisnis offline ilegal," ujar Jiedaib./Merdeka
by : Rakatalenta
Minggu (19/6), waktu di jarum jam menunjukkan pukul 01.37 WITA. Di kawasan pusat pertokoan Citra Niaga di antaranya Jalan Niaga Timur dan Jalan Niaga Selatan, tidak kurang tujuh wanita berpakaian minim terlihat di temaramnya lampu penerang jalan.
Ada yang sembunyi malu-malu di pojokan ruko. Ada juga yang mejeng di pinggir jalan sambil mengisap dalam-dalam tembakau di tangan kanannya. Wewangian semerbak pun menusuk saraf, begitu menyengat. Cuaca dingin pagi ini, benar-benar terasa sengit. Sedikit was-was sambil sesekali diliput kekhawatiran.
"Cari kah mas?" sapa wanita itu, yang mengaku bernama Yanti.
Parasnya cantik. Tubuhnya semampai dengan rambut pendek sebahu. Tanpa malu, dia menawarkan jajanan diri dengan tarif bervariasi.
"Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Mainnya di hotel tapi mas. Habis main, balikin saya ke sini lagi," ujar Yanti, sambil membakar tembakaunya.
Wanita yang mengaku asal salah satu daerah di Jawa itu sempat mengajak mengobrol beberapa lama saatnya. Bahkan dia mengungkapkan alasan dia tetap menjajakan diri, meski di bulan Ramadan.
"Nggak bisa dibohongi mas. Lumayan mas, buat susu anak, buat makan. Kalau dapat (uang) cukup, bisa pulang kampung lebaran nanti," terang Yanti.
Obrolan terus berlanjut, manakala seorang rekannya lagi, ikut menghampiri, ikut nimbrung dalam perbincangan pagi ini. Yanti bercerita, menjalani pekerjaannya saat ini, disebabkan memang kebutuhan sehari-hari yang mesti terpenuhi.
"Iya, saya di sini dari jam 11 malam tadi. Sempat sekali ada dapat yang main tadi dengan saya, terus saya balik lagi ke sini," ucap Yanti.
"Mau gimana lagi mas. Kan di markas (lokalisasi) sudah ditutup. Terus kami juga perlu makan. Nggak mungkin mami terus biayai selain kita bisa usaha sendiri," kata rekan Yanti, Sania, menimpali.
Penampilan Sania, tidak kalah seksi pagi ini. Mereka berdua, memang khawatir sewaktu-waktu mereka bisa dirazia petugas Satpol PP, yang datang tiba-tiba. Apalagi, aktivitas mereka baru tahun ini nekat keluyuran di kawasan pertokoan Citra Niaga.
"Baru kali ini mas kita nongkrong di Citra. Puasaan tahun kemarin mana berani kita ke sini. Kita juga di sini sampai jam 3-an aja. Habis itu pulang, ya sahur," kata Yanti, enteng.
"Ya itu tadi, kalau uangnya cukup, bisa ntar buat pulang ke kampung. Kalau nggak cukup ya tetap di Samarinda," tambah Yanti.
Di pagi buta ini, terlihat dua pria bertubuh kekar, tampilan garang, seperti sedang mengawasi perbincangan sedari awal, sambil duduk di tunggangan masing-masing. Ternyata, kedua pria itu adalah tukang ojek, yang sejak awal Ramadan, jadi langganan antar jemput.
"Nggak apa-apa mas, itu tukang ojek. Jadi gimana mas, jadi beli (check in hotel). Saya turunin deh Rp 200 ribu," tawar Yanti ingin memastikan.
"Beneran ya mas, ditunggu lho ya. Bawa temannya," kata Sania.
Sekitar pukul 02.30 WITA, masih di kawasan yang sama, juga terlihat sejumlah waria, juga berpakaian minim. Sambil menempelkan ponsel di telinga, mereka tetap menggoda pemotor yang melintas di hadapan mereka.
Padahal memang, di bulan Ramadan tahun lalu, kawasan Citra Niaga yang dahulu pernah kesohor sebagai kawasan niaga berasitektur terbaik dunia peraih Aga Khan Award, nyaris tidak pernah terlihat wanita dan waria, menjajakan diri di pinggiran jalan, di emperan toko. Faktanya, alasan ekonomi, memaksa mereka tetap melakoni bisnis syahwat, meski mejeng di jalanan. (Merdeka)
Menelusuri TPS (Tempat Pembuangan Sperma) Bisnis Esek Di Samarinda Saat Ramadhan - Bulan Ramadan, tidak menyurutkan pekerja seks komersil (PSK) di Samarinda, Kalimantan Timur, tetap menjajakan diri demi mendapatkan rupiah. Urusan perut dan kebutuhan sehari-hari bagi mereka, tidak lagi bisa dibendung. Berikut kisahnya.
Minggu (19/6), waktu di jarum jam menunjukkan pukul 01.37 WITA. Di kawasan pusat pertokoan Citra Niaga di antaranya Jalan Niaga Timur dan Jalan Niaga Selatan, tidak kurang tujuh wanita berpakaian minim terlihat di temaramnya lampu penerang jalan.
Ada yang sembunyi malu-malu di pojokan ruko. Ada juga yang mejeng di pinggir jalan sambil mengisap dalam-dalam tembakau di tangan kanannya. Wewangian semerbak pun menusuk saraf, begitu menyengat. Cuaca dingin pagi ini, benar-benar terasa sengit. Sedikit was-was sambil sesekali diliput kekhawatiran.
"Cari kah mas?" sapa wanita itu, yang mengaku bernama Yanti.
Parasnya cantik. Tubuhnya semampai dengan rambut pendek sebahu. Tanpa malu, dia menawarkan jajanan diri dengan tarif bervariasi.
"Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Mainnya di hotel tapi mas. Habis main, balikin saya ke sini lagi," ujar Yanti, sambil membakar tembakaunya.
Wanita yang mengaku asal salah satu daerah di Jawa itu sempat mengajak mengobrol beberapa lama saatnya. Bahkan dia mengungkapkan alasan dia tetap menjajakan diri, meski di bulan Ramadan.
"Nggak bisa dibohongi mas. Lumayan mas, buat susu anak, buat makan. Kalau dapat (uang) cukup, bisa pulang kampung lebaran nanti," terang Yanti.
Obrolan terus berlanjut, manakala seorang rekannya lagi, ikut menghampiri, ikut nimbrung dalam perbincangan pagi ini. Yanti bercerita, menjalani pekerjaannya saat ini, disebabkan memang kebutuhan sehari-hari yang mesti terpenuhi.
"Iya, saya di sini dari jam 11 malam tadi. Sempat sekali ada dapat yang main tadi dengan saya, terus saya balik lagi ke sini," ucap Yanti.
"Mau gimana lagi mas. Kan di markas (lokalisasi) sudah ditutup. Terus kami juga perlu makan. Nggak mungkin mami terus biayai selain kita bisa usaha sendiri," kata rekan Yanti, Sania, menimpali.
Penampilan Sania, tidak kalah seksi pagi ini. Mereka berdua, memang khawatir sewaktu-waktu mereka bisa dirazia petugas Satpol PP, yang datang tiba-tiba. Apalagi, aktivitas mereka baru tahun ini nekat keluyuran di kawasan pertokoan Citra Niaga.
"Baru kali ini mas kita nongkrong di Citra. Puasaan tahun kemarin mana berani kita ke sini. Kita juga di sini sampai jam 3-an aja. Habis itu pulang, ya sahur," kata Yanti, enteng.
"Ya itu tadi, kalau uangnya cukup, bisa ntar buat pulang ke kampung. Kalau nggak cukup ya tetap di Samarinda," tambah Yanti.
Di pagi buta ini, terlihat dua pria bertubuh kekar, tampilan garang, seperti sedang mengawasi perbincangan sedari awal, sambil duduk di tunggangan masing-masing. Ternyata, kedua pria itu adalah tukang ojek, yang sejak awal Ramadan, jadi langganan antar jemput.
"Nggak apa-apa mas, itu tukang ojek. Jadi gimana mas, jadi beli (check in hotel). Saya turunin deh Rp 200 ribu," tawar Yanti ingin memastikan.
"Beneran ya mas, ditunggu lho ya. Bawa temannya," kata Sania.
Sekitar pukul 02.30 WITA, masih di kawasan yang sama, juga terlihat sejumlah waria, juga berpakaian minim. Sambil menempelkan ponsel di telinga, mereka tetap menggoda pemotor yang melintas di hadapan mereka.
Padahal memang, di bulan Ramadan tahun lalu, kawasan Citra Niaga yang dahulu pernah kesohor sebagai kawasan niaga berasitektur terbaik dunia peraih Aga Khan Award, nyaris tidak pernah terlihat wanita dan waria, menjajakan diri di pinggiran jalan, di emperan toko. Faktanya, alasan ekonomi, memaksa mereka tetap melakoni bisnis syahwat, meski mejeng di jalanan. (Merdeka)
by : Rakatalenta
Sekarang ada aplikasi baru yang ternyata bisa memprediksi apakah kamu akan bercerai atau tidak dengan suamimu. Aplikasi online bisa mengungkapkan pada usia berapa kira-kira kamu cenderung atau kemungkinan besar akan bercerai berdasarkan berbagai faktor, seperti status pekerjaan, pendidikan, gender, ras dan lain sebagainya.
Dibuat oleh Nathan Yau dari FlowingData, grafik interaktif didapat berdasarkan data dari 2014 American Community Survey. Pengguna diminta mengisi data mengenai status pekerjaan, level pendidikan, hingga ras untuk menyaring data. Hasil grafiknya, garis warna hijau untuk wanita dan orange untuk pria.
Dalam gambar, dijelaskan bahwa menginjak usia 50 tahun, di antara para pasangan yang bekerja sepanjang hidup mereka, 19% wanita pernah bercerai paling tidak sekali. Pada usia 60 tahun, angka perceraian meningkat menjadi 32%. Namun grafik menunjukkan bahwa kedua kelompok, baik pria maupun wanita tidak mencapai persentase di atas 45%, yang berarti tidak sampai 50% orang menikah berakhir dengan perceraian. Kabar baik, bukan?
Sayangnya juga, aplikasi ini tak memperbolehkanmu memilih ketiga hal tersebut sehingga membuat aplikasi ini tidak akurat. Jadi, mau percaya atau nggak dengan aplikasi ini? Kira-kira pernikahan kalian bisa ditentukan begitu saja oleh robot atau justru dengan hati kalian sendiri? Tentu saja faktor cerai atau tidaknya pasangan suami istri juga tergantung situasi dan kondisi setiap pasangan. Kamu tak bisa menyamakan atau membandingkan kehidupan setiap pasangan menikah. Cerai atau tidaknya pasangan bisa dipengaruhi banyak hal, dan jika memang masih bisa dicari jalan keluar untuk setiap masalah dalam rumah tangga, mengapa harus bercerai?
(vem/feb)
Setiap pasangan suami istri pasti ingin punya rumah tangga bahagia hidup bersama yang bisa bertahan hingga tua nanti. Itu adalah harapan pasti setiap pasangan menikah.
Jika kebanyakan orang akan mempertanyakan bagaimana caranya mereka bisa langgeng dalam pernikahan dan bagaimana menjalin hubungan pernikahan yang baik, mungkin kamu juga akan berpikir dua kali untuk mencoba alat berikut ini.
Sekarang ada aplikasi baru yang ternyata bisa memprediksi apakah kamu akan bercerai atau tidak dengan suamimu. Aplikasi online bisa mengungkapkan pada usia berapa kira-kira kamu cenderung atau kemungkinan besar akan bercerai berdasarkan berbagai faktor, seperti status pekerjaan, pendidikan, gender, ras dan lain sebagainya.
Dibuat oleh Nathan Yau dari FlowingData, grafik interaktif didapat berdasarkan data dari 2014 American Community Survey. Pengguna diminta mengisi data mengenai status pekerjaan, level pendidikan, hingga ras untuk menyaring data. Hasil grafiknya, garis warna hijau untuk wanita dan orange untuk pria.
Dalam gambar, dijelaskan bahwa menginjak usia 50 tahun, di antara para pasangan yang bekerja sepanjang hidup mereka, 19% wanita pernah bercerai paling tidak sekali. Pada usia 60 tahun, angka perceraian meningkat menjadi 32%. Namun grafik menunjukkan bahwa kedua kelompok, baik pria maupun wanita tidak mencapai persentase di atas 45%, yang berarti tidak sampai 50% orang menikah berakhir dengan perceraian. Kabar baik, bukan?
Sayangnya juga, aplikasi ini tak memperbolehkanmu memilih ketiga hal tersebut sehingga membuat aplikasi ini tidak akurat. Jadi, mau percaya atau nggak dengan aplikasi ini? Kira-kira pernikahan kalian bisa ditentukan begitu saja oleh robot atau justru dengan hati kalian sendiri? Tentu saja faktor cerai atau tidaknya pasangan suami istri juga tergantung situasi dan kondisi setiap pasangan. Kamu tak bisa menyamakan atau membandingkan kehidupan setiap pasangan menikah. Cerai atau tidaknya pasangan bisa dipengaruhi banyak hal, dan jika memang masih bisa dicari jalan keluar untuk setiap masalah dalam rumah tangga, mengapa harus bercerai?
(vem/feb)
by : Rakatalenta
Lamichhane lahir pada Maret 1903 dan mulai merokok pada usia 17 tahun. Sejak itu hingga kini dia tidak pernah berhenti merokok.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (28/1), menurut dia rahasia umur panjang adalah tetap aktif dan tidak stres.
"Orang zaman sekarang terlalu banyak stres. Dan mereka yang tidak bekerja atau banyak berdiam diri tidak akan hidup lama," kata dia.
Meski bicaranya sudah tidak terlalu jelas, sehari-hari dia masih sanggup mengerjakan seluruh keperluannya sendiri.
"Saya sudah merokok selama 95 tahun. Tidak ada yang salah dengan merokok," kata dia.
Namun Lamichhane menyarankan jangan mengisap rokok komersil yang banyak dijual di mana-mana. Dia malah menganjurkan mengisap rokok buatan lokal yang disebut 'beedis', tembakau yang dibungkus daun tendu, tanaman yang banyak dijumpai di kawasan sekitar India.
Suami Lamichhane meninggalkan dia delapan dekade lalu ketika pergi ke India buat mencari pekerjaan.
"Jadi kalian harus aktif dan bebas stres. Kalian harus selalu bahagia supaya bisa berumur panjang," kata dia.
(mdk/rakabrita.com)
Tetap Sehat Nenek 112 Tahun Habiskan 30 Batang Rokok Setiap Hari - Perempuan 112 tahun asal Nepal bernama Batuli Lamichhane mengaku sanggup menghabiskan 30 batang rokok dalam sehari hampir selama seratus tahun.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (28/1), menurut dia rahasia umur panjang adalah tetap aktif dan tidak stres.
"Orang zaman sekarang terlalu banyak stres. Dan mereka yang tidak bekerja atau banyak berdiam diri tidak akan hidup lama," kata dia.
Meski bicaranya sudah tidak terlalu jelas, sehari-hari dia masih sanggup mengerjakan seluruh keperluannya sendiri.
"Saya sudah merokok selama 95 tahun. Tidak ada yang salah dengan merokok," kata dia.
Namun Lamichhane menyarankan jangan mengisap rokok komersil yang banyak dijual di mana-mana. Dia malah menganjurkan mengisap rokok buatan lokal yang disebut 'beedis', tembakau yang dibungkus daun tendu, tanaman yang banyak dijumpai di kawasan sekitar India.
Suami Lamichhane meninggalkan dia delapan dekade lalu ketika pergi ke India buat mencari pekerjaan.
"Jadi kalian harus aktif dan bebas stres. Kalian harus selalu bahagia supaya bisa berumur panjang," kata dia.
(mdk/rakabrita.com)
by : Rakatalenta
Dilansir dari sopperboy.com wanita bernama Adelina Albu ini menjadi perbincangan netizen akibat postingannya yang mengejutkan. Dia mengutarakan niatnya untuk memiliki seorang anak dari seorang pria manapun.
Ternyata hubungan asmara yang putus nyambung atau kandas, membuat wanita asal Rumania ini jengah. Dia malas untuk menemukan cinta dan berujung dengan patah hati saat dia ingin berkomitmen. Dengan cara nekat, dia rela dihamili oleh pria tanpa harus menjadi bapaknya.
"Daripada menghabiskan waktu dengan hubungan yang tak serius, saya menawarkan uang sebesar Rp 6,8 juta kepada semua pria untuk menghamiliku. Kamu dapat enaknya dan aku bisa hamil," tulisnya di laman Facebooknya.
Salah satu alasan Adelina tak ingin menikah karena dia menilai bahwa laki-laki kekanak-kanakan. Selain itu, dia tak bisa menemukan pria yang mau diajak berkomitmen dengannya. Setiap kali dia menanyakan pernikahan dan niat untuk memiliki anak, pasti berujung dengan putusnya hubungan.
Meski banyak pria yang tertarik dengan penawaran ini, tetapi Adelina belum memutuskan siapa yang berhak. Dia bahkan berpikir, jika orang yang merespon di halaman Facebooknya adalah orang yang tak serius. Ada yang berminat?
Gadis Cantik Ini Akan Berikan Uang Rp 6,8 Juta Bagi Pria Yang Bisa Menghamilinya - Netizen dihebohkan dengan sebuah postingan dari seorang wanita. Dia menuliskan akan membayar bagi para pria yang bisa menghamilinya.
Ternyata hubungan asmara yang putus nyambung atau kandas, membuat wanita asal Rumania ini jengah. Dia malas untuk menemukan cinta dan berujung dengan patah hati saat dia ingin berkomitmen. Dengan cara nekat, dia rela dihamili oleh pria tanpa harus menjadi bapaknya.
"Daripada menghabiskan waktu dengan hubungan yang tak serius, saya menawarkan uang sebesar Rp 6,8 juta kepada semua pria untuk menghamiliku. Kamu dapat enaknya dan aku bisa hamil," tulisnya di laman Facebooknya.
Salah satu alasan Adelina tak ingin menikah karena dia menilai bahwa laki-laki kekanak-kanakan. Selain itu, dia tak bisa menemukan pria yang mau diajak berkomitmen dengannya. Setiap kali dia menanyakan pernikahan dan niat untuk memiliki anak, pasti berujung dengan putusnya hubungan.
Meski banyak pria yang tertarik dengan penawaran ini, tetapi Adelina belum memutuskan siapa yang berhak. Dia bahkan berpikir, jika orang yang merespon di halaman Facebooknya adalah orang yang tak serius. Ada yang berminat?
by : Rakatalenta
Menikah Tapi Zina?
Zaman yang semakin berkembang membuat pergaulan semakin bebas. Tidak ada sekat antara perempuan dan laki-laki dalam melakukan suatu hal. Hukum menikah karena terlanjur hamil duluan dalam agama yang tidak lagi diperhatikan. Bahkan bersentuhan dengan bukan muhrim pun sudah dianggap biasa.
Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya wanita hamil sebelum ia menikah. Kejadian ini sudah banyak menyebar dimana-mana. Mirisnya, hal ini terjadi tidak hanya pada kalangan orang dewasa. Terdapat beberapa kasus yang mengatakan bahwa anak SD pun sudah ada yang mengalami hamil sebelum menikah.
Sungguh mencengangkan, usia anak-anak yang seharusnya masih rajin belajar, bemain, dan bersenang-senang harus mengalami peristiwa seperti ini.
Lalu apa hukumnya wanita menikah tapi telah hamil lebih dulu? Ketika seseorang hamil di luar nikah maka jalan yang biasanya ditempuh adalah dengan menikahkan mereka secara langsung. Hal ini dilakukan untuk menutupi aib bahwa dirinya telah hamil pranikah.
Pada umumnya, keluarga sang wanita akan mendesak kepada laki-laki itu untuk bertanggung jawab dan segera menikahinya. Pernikahan pun dibuat sesederhana mungkin agar aibnya tidak tersebar kemana-mana. Padahal sudah dijelaskan dalam Islam bahwa orang yang sedang hamil tidak diperbolehkan untuk menikah. Tapi justru mereka menyegerakan pernikahannya.
Sehingga menyebabkan selama pernikahannya ia akan terjebak dalam perzinaan dengan suaminya, karena pernikahan tersebut tidak sah. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan syarat sah dari perinikahan secara Islami.
Meskipun aib merupakan salah satu hal yang harus ditutupi, tapi seharusnya kita lebih memperhatikan segala hal mengenai syarat menikah. Meskipun laki-laki itu mau untuk bertanggung jawab, hendakanya mereka tetap menunggu hingga lahiran.
Setalah anak itu lahir, barulah mereka dapat menikah secara sah. Namun, jika penikahan sudah terlanjur dilakukan maka mereka harus berpisah atau bercerai sbelum melakukan perbuatan suami istri yang dipandang sebagai perzinaan dan menunggu hingga sang wanita melahirkan. Setelah itu barulah mereka dapat menikah lagi untuk mengesahkan hubungan.
Peristiwa ini tidak hanya melibatkan suami dan istri saja, anak yang lahir pranikah juga akan mendapatkan kerugian karena perbuatan dosa yang dilakuakn oleh orang tua mereka.
Banyak pertanyaan yang muncul, lalu bagaimana dengan hak dan kewajiban anak yang lahir di luar nikah? Apakah anak ini memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan anak-anak lainnya?
Terdapat pendapat yang mengatakan jika anak ini tidak berhak untuk menuntut suatu apapun dari ayahnya. Namun, apabila ternyata laki-laki itu bukanlah ayahnya, maka dia bukanlah mahram dari anak yang dilahirkan.
Ketika seorang wanita muslim dan laki-laki muslim telah melakukan perbuatan suami istri atau intim sebelum mereka menikah. Maka hal yang harus mereka lakukan adalah dengan berjauhan satu sama lain.
Pastikan dan tunggu hingga wanita itu mengalami haid satu kali. Barulah setelah itu, mereka diperbolehkan untuk menikah. Inilah yang membuat menikah tapi tetap dianggap zina jika wanita sudah hamil duluan.
Sesama umat muslim kita harus menjelaskan hal-hal berikut kepada orang lain ataupun kepada orang yang dalam keadaan tersebut. Hal ini bertujuan untuk menghindari perzinaan seumur hidup. Selain itu, pernikahan yang tidak sah akan menimbulkan kerugian yang semakin banyak dan besar.
Demikian menikah tapi zina? Jika mereka melakukan pernikahan ketika wanita dalam keadaan hamil.
Menikah merupakan sunah Rasul yang harus dilakukan. Sebenarnya menikah memiliki beberapa hukum yang berlaku sesuai dengan kondisi dan situasi tertentu. Terdapat pendapat yang mengatakan menikah diperbolehkan tapi ada juga yang mengharamkan.
Menikah Tapi Zina?
Zaman yang semakin berkembang membuat pergaulan semakin bebas. Tidak ada sekat antara perempuan dan laki-laki dalam melakukan suatu hal. Hukum menikah karena terlanjur hamil duluan dalam agama yang tidak lagi diperhatikan. Bahkan bersentuhan dengan bukan muhrim pun sudah dianggap biasa.
Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya wanita hamil sebelum ia menikah. Kejadian ini sudah banyak menyebar dimana-mana. Mirisnya, hal ini terjadi tidak hanya pada kalangan orang dewasa. Terdapat beberapa kasus yang mengatakan bahwa anak SD pun sudah ada yang mengalami hamil sebelum menikah.
Sungguh mencengangkan, usia anak-anak yang seharusnya masih rajin belajar, bemain, dan bersenang-senang harus mengalami peristiwa seperti ini.
Lalu apa hukumnya wanita menikah tapi telah hamil lebih dulu? Ketika seseorang hamil di luar nikah maka jalan yang biasanya ditempuh adalah dengan menikahkan mereka secara langsung. Hal ini dilakukan untuk menutupi aib bahwa dirinya telah hamil pranikah.
Pada umumnya, keluarga sang wanita akan mendesak kepada laki-laki itu untuk bertanggung jawab dan segera menikahinya. Pernikahan pun dibuat sesederhana mungkin agar aibnya tidak tersebar kemana-mana. Padahal sudah dijelaskan dalam Islam bahwa orang yang sedang hamil tidak diperbolehkan untuk menikah. Tapi justru mereka menyegerakan pernikahannya.
Sehingga menyebabkan selama pernikahannya ia akan terjebak dalam perzinaan dengan suaminya, karena pernikahan tersebut tidak sah. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan syarat sah dari perinikahan secara Islami.
Meskipun aib merupakan salah satu hal yang harus ditutupi, tapi seharusnya kita lebih memperhatikan segala hal mengenai syarat menikah. Meskipun laki-laki itu mau untuk bertanggung jawab, hendakanya mereka tetap menunggu hingga lahiran.
Setalah anak itu lahir, barulah mereka dapat menikah secara sah. Namun, jika penikahan sudah terlanjur dilakukan maka mereka harus berpisah atau bercerai sbelum melakukan perbuatan suami istri yang dipandang sebagai perzinaan dan menunggu hingga sang wanita melahirkan. Setelah itu barulah mereka dapat menikah lagi untuk mengesahkan hubungan.
Peristiwa ini tidak hanya melibatkan suami dan istri saja, anak yang lahir pranikah juga akan mendapatkan kerugian karena perbuatan dosa yang dilakuakn oleh orang tua mereka.
Banyak pertanyaan yang muncul, lalu bagaimana dengan hak dan kewajiban anak yang lahir di luar nikah? Apakah anak ini memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan anak-anak lainnya?
Terdapat pendapat yang mengatakan jika anak ini tidak berhak untuk menuntut suatu apapun dari ayahnya. Namun, apabila ternyata laki-laki itu bukanlah ayahnya, maka dia bukanlah mahram dari anak yang dilahirkan.
Ketika seorang wanita muslim dan laki-laki muslim telah melakukan perbuatan suami istri atau intim sebelum mereka menikah. Maka hal yang harus mereka lakukan adalah dengan berjauhan satu sama lain.
Pastikan dan tunggu hingga wanita itu mengalami haid satu kali. Barulah setelah itu, mereka diperbolehkan untuk menikah. Inilah yang membuat menikah tapi tetap dianggap zina jika wanita sudah hamil duluan.
Sesama umat muslim kita harus menjelaskan hal-hal berikut kepada orang lain ataupun kepada orang yang dalam keadaan tersebut. Hal ini bertujuan untuk menghindari perzinaan seumur hidup. Selain itu, pernikahan yang tidak sah akan menimbulkan kerugian yang semakin banyak dan besar.
Demikian menikah tapi zina? Jika mereka melakukan pernikahan ketika wanita dalam keadaan hamil.
by : Rakatalenta
Kisah asmara terlarang keduanya akhirnya terungkap di kamar 1012 salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang, Bengkulu Minggu (8/11) petang. Keduanya digerebek anggota Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) dalam kondisi tanpa mengenakan busana.
Penggerebekan sekitar pukul 16.00 WIB itu sempat disaksikan oleh Danlanal Bengkulu, Letkol (P) Muhamad Nizar Gadafi. Kasus inipun akhirnya dilimpahkan ke Polres Bengkulu.
Ya, Sertu Ha, suami EH tidak terima dengan perbuatan istrinya itu. Dia pun memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Hingga tadi malam, penyidik Sat Reskrim Polres Bengkulu terlihat masih melakukan pemeriksaan terhadap EH dan NJ ini.
Data yang dihimpun Rakyat Bengkulu menyebutkan, terbongkarnya hubungan gelap antara EH dan NJ ini sebenarnya sudah lama tercium oleh Sertu Ha.
Kendati sudah curiga dengan gerak-gerik istrinya selama setahun belakangan ini, namun Sertu Ha tak mampu berbuat banyak karena belum memiliki bukti kuat.
Akhirnya, EH pun menggugat cerai Sertu Ha dengan alasan sudah tidak ada kecocokan lagi.
Namun gugatan cerai pegawai PDAM Bengkulu tersebut belum putus di tingkat pengadilan agama (PA). Sampai akhirnya kabar adanya dugaan hubungan gelap antara EH dengan NJ sampai ke telinga rekan Ha.
Pada Minggu (8/11) sore, diperoleh informasi pasangan gelap ini, akan check in di salah satu kamar hotel di Pantai Panjang. Informasi inipun langsung ditindaklanjuti intel Lanal Bengkulu dan langsung bergerak.
Ternyata informasi itu benar. Sekitar pukul 16.00 WIB, terlihat EH dan NJ masuk ke dalam hotel memesan kamar nomor 1012.
Selang beberapa menit, anggota Pomal AL melakukan penggerebekan. Kedatangan Danlanal dan beberapa perwira Lanal Bengkulu, membuat EH dan NJ kaget bukan kepalang. Keduanya pun tak mampu berkelit, karena saat digerebek keduanya dalam keadaan tanpa busana.
Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, Danlanal memerintahkan agar keduanya dibawa ke Polsek Ratu Agung untuk diamankan. Tak lama kemudian, keduanya pun dibawa ke Polres Bengkulu.
Terpisah, Danlanal Bengkulu, Muhamad Gadafi mengatakan, kasus tersebut dilimpahkan ke pihak kepolisian, karena keduanya merupakan warga sipil. Menurut Danlanal, hubungan keduanya itu sudah diintai hampir dua bulan ini oleh intel dan POMAL. Namun tanda-tanda adanya hubungan itu sudah diketahui setahun lebih. Ia pun sangat menyayangkan selaku karyawan PDAM, EH sampai bertindak demikian.
“Saya sengaja datang ke sini jangan sampai anggota saya yang ada jiwa korsanya akan melakukan hal yang tidak diinginkan. Hubungan ini sudah satu setengah bulan, anggota Intel dan Pomal mengikuti, gejala ini sudah lama sekali sudah setahun lebih hubungan ini. Saya sayangkan, dia karyawan PDAM dia meninggalkan rumah dan anak-anaknya. Sekarang ikuti prosedur hukum saja,” demikian Danlanal.
Sumber:
Istri TNI AL Kepergok Dikamar Hotel Tanpa Busana Bersama Pimpinan Media... Nih Fotonya! - Hubungan gelap antara EH, 46, yang merupakan karyawati PDAM Bengkulu dan juga istri anggota TNI AL Bengkulu dengan NJ, 48, pimpinan salah satu koran mingguan di Bengkulu berakhir sudah.
Penggerebekan sekitar pukul 16.00 WIB itu sempat disaksikan oleh Danlanal Bengkulu, Letkol (P) Muhamad Nizar Gadafi. Kasus inipun akhirnya dilimpahkan ke Polres Bengkulu.
Ya, Sertu Ha, suami EH tidak terima dengan perbuatan istrinya itu. Dia pun memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Hingga tadi malam, penyidik Sat Reskrim Polres Bengkulu terlihat masih melakukan pemeriksaan terhadap EH dan NJ ini.
Data yang dihimpun Rakyat Bengkulu menyebutkan, terbongkarnya hubungan gelap antara EH dan NJ ini sebenarnya sudah lama tercium oleh Sertu Ha.
Kendati sudah curiga dengan gerak-gerik istrinya selama setahun belakangan ini, namun Sertu Ha tak mampu berbuat banyak karena belum memiliki bukti kuat.
Akhirnya, EH pun menggugat cerai Sertu Ha dengan alasan sudah tidak ada kecocokan lagi.
Namun gugatan cerai pegawai PDAM Bengkulu tersebut belum putus di tingkat pengadilan agama (PA). Sampai akhirnya kabar adanya dugaan hubungan gelap antara EH dengan NJ sampai ke telinga rekan Ha.
Pada Minggu (8/11) sore, diperoleh informasi pasangan gelap ini, akan check in di salah satu kamar hotel di Pantai Panjang. Informasi inipun langsung ditindaklanjuti intel Lanal Bengkulu dan langsung bergerak.
Ternyata informasi itu benar. Sekitar pukul 16.00 WIB, terlihat EH dan NJ masuk ke dalam hotel memesan kamar nomor 1012.
Selang beberapa menit, anggota Pomal AL melakukan penggerebekan. Kedatangan Danlanal dan beberapa perwira Lanal Bengkulu, membuat EH dan NJ kaget bukan kepalang. Keduanya pun tak mampu berkelit, karena saat digerebek keduanya dalam keadaan tanpa busana.
Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, Danlanal memerintahkan agar keduanya dibawa ke Polsek Ratu Agung untuk diamankan. Tak lama kemudian, keduanya pun dibawa ke Polres Bengkulu.
Terpisah, Danlanal Bengkulu, Muhamad Gadafi mengatakan, kasus tersebut dilimpahkan ke pihak kepolisian, karena keduanya merupakan warga sipil. Menurut Danlanal, hubungan keduanya itu sudah diintai hampir dua bulan ini oleh intel dan POMAL. Namun tanda-tanda adanya hubungan itu sudah diketahui setahun lebih. Ia pun sangat menyayangkan selaku karyawan PDAM, EH sampai bertindak demikian.
“Saya sengaja datang ke sini jangan sampai anggota saya yang ada jiwa korsanya akan melakukan hal yang tidak diinginkan. Hubungan ini sudah satu setengah bulan, anggota Intel dan Pomal mengikuti, gejala ini sudah lama sekali sudah setahun lebih hubungan ini. Saya sayangkan, dia karyawan PDAM dia meninggalkan rumah dan anak-anaknya. Sekarang ikuti prosedur hukum saja,” demikian Danlanal.
Sumber:


